HPK

chat, match, personal, date, gfriend, dating sites, single, relationship, meet, free dating sites, flirt, nzdating, asian dating, online dating, penpal, russian girls, women seeking men, dating websites, free dating, interracial dating, speed dating, adult match maker, dating games, russian brides, matrimonial find a woman find a man Online dating dating over 40 dating over 50 senior dating dating Christian dating top 10 dating flirting online find someone to marry most popular dating website Jewish dating singles website free dating website dating services dating chat room location dating dating app meet singles meet women meet men find women find men find singles find a girlfriend find a boyfriend lesbian dating lesbian singles gay singles how to meet women how to meet men dating after divorce mobile dating alternative dating single parent dating online hookup hookup website local personals personals website dating for free meet people for free matchmaker website online personals Singles chat international dating matchmaker dating website new dating website best dating website Internet dating site mature dating website mesothelioma survival rates,structured settlement annuity companies,mesothelioma attorneys california,structured settlements annuities,structured settlement buyer,mesothelioma suit,mesothelioma claim,small business administration sba,structured settlement purchasers,wisconsin mesothelioma attorney,houston tx auto insurance,mesotheliama,mesothelioma lawyer virginia,seattle mesothelioma lawyer,selling my structured settlement,mesothelioma attorney illinois,selling annuity,mesothelioma trial attorney,injury lawyer houston tx,baltimore mesothelioma attorneys,mesothelioma care,mesothelioma lawyer texas,structered settlement,houston motorcycle accident lawyer,p0135 honda civic 2004,structured settlement investments,mesothelioma lawyer dallas,caraccidentlawyer,structured settlemen,houston mesothelioma attorney,structured settlement sell,new york mesothelioma law firm,cash out structured settlement,mesothelioma lawyer chicago,lawsuit mesothelioma,truck accident attorney los angeles,asbestos exposure lawyers,mesothelioma cases,emergency response plan ppt,support.peachtree.com,structured settlement quote,semi truck accident lawyers,auto accident attorney Torrance,mesothelioma lawyer asbestos cancer lawsuit,mesothelioma lawyers san diego,asbestos mesothelioma lawsuit,buying structured settlements,mesothelioma attorney assistance,tennessee mesothelioma lawyer,earthlink business internet,meso lawyer,tucson car accident attorney,accident attorney orange county,mesothelioma litigation,mesothelioma settlements amounts,mesothelioma law firms,new mexico mesothelioma lawyer,accident attorneys orange county,mesothelioma lawsuit,personal injury accident lawyer,purchase structured settlements,firm law mesothelioma,car accident lawyers los angeles,mesothelioma attorneys,structured settlement company,auto accident lawyer san francisco,mesotheolima,los angeles motorcycle accident lawyer,mesothelioma attorney florida,broward county dui lawyer,state of california car insurance,selling a structured settlement,best accident attorneys,accident attorney san bernardino,mesothelioma ct,hughes net business,california motorcycle accident lawyer,mesothelioma help,washington mesothelioma attorney,best mesothelioma lawyers,diagnosed with mesothelioma,motorcycle accident attorney chicago,structured settlement need cash now,mesothelioma settlement amounts,motorcycle accident attorney sacramento,alcohol rehab center in florida,fast cash for house,car accident lawyer michigan,maritime lawyer houston,mesothelioma personal injury lawyers,personal injury attorney ocala fl,business voice mail service,california mesothelioma attorney,offshore accident lawyer,buy structured settlements,philadelphia mesothelioma lawyer,selling structured settlement,workplace accident attorney,illinois mesothelioma lawyer

TAHUKAH Kamu Ini Akibat Serta Hukumnya Suami Pelit Menafkahi Istri?

 Dalam beragam peluang saya terlibat perbincangan dengan ibu-ibu, terkuaklah cerita yang tersembunyi serta tidak sering disibakkan mereka, lantaran cemas dikira mereka tak ridho dengan pemberian suami. Dengan cara tersirat, bahkan juga terdapat banyak yang menyebutkan bila mereka tak di beri ‘keadilan’ suaminya terkait dengan pemberian nafkah yang layak.



Nafkah suami yaitu hal yang paling utama dalam satu pernikahan. Tak tahu nafkah lahir yang terkait dengan pemberian beberapa duit atau barang untuk kepentingan keseharian istri tersebut keluarganya, ataupun nafkah yang terkait dengan rasa aman, nyaman atau jalinan semestinya suami istri.


Dari sebagian diskusi, terkuaklah bila beberapa istri ini mengeluhkan banyak hal, satu diantaranya pemberian nafkah yang kurang layak untuk mereka, walau sebenarnya suami begitu berkecukupan, ada juga lantaran sang istri juga bekerja, jadi suami memberi nafkahnya dengan cara ala kandungannya, lantaran terasa ‘istri mesti untuk hasil’ untuk cukupi keperluan tempat tinggal tangganya yang pada akhirnya pembagian memenuhi keperluan rumah tangga jadi “tak adil”, istri nyatanya tempati jumlah paling banyak memenuhi keperluan rumah tangga. Hingga ada juga istri yang mengeluh sekalipun tidak diberikan nafkah lahir lantaran terkait tak harmonisnya rumah tangga mereka.


Sesungguhnya Islam melihat nafkah untuk istri ini seperti apa? Bila beberapa suami meneliti satu saja ayat Al Qur’an pasti ia bakal mengerti manfaatnya sebagai kepala rumah tangga. “Wajib untuk tiap-tiap suami untuk memberi nafkah serta baju pada istri, dengan sepantasnya. ” (Q. S. Al-Baqarah : 233)


Harus di sini memiliki kandungan pengertian simpel tetapi tegas, bila tidak ada yang lebih layak menafkahi istri serta anak-anaknya, memberi baju, perumahan, mencukupinya makan serta sebagian keperluan pokok yang lain, tetapi semua dalam tanggungan suaminya. Bila suami dalam keadaaan kurang dapat memikulnya, jadi bila istri bekerja untuk menolong memenuhi keperluan keluarganya, jadi itu terhitung sebagai sedekah untuk keluarga, bukanlah sebagai ‘pemberi pokok’, terkecuali bila suami sakit keras atau tak ketahuan dimana keberadaannya, atau dalam kondisi darurat yang lain, seperti lantaran satu hal mesti mendekam di penjara.


Apabila tidak ada hal penyulit atau darurat seperti itu, suami yaitu orang yang dapat bekerja dengan baik serta membuahkan duit yang begitu cukup, jadi ia harus memberi nafkah dengan cara layak pada istri serta keluarga. Tengah suami yg tidak memberi nafkah pada istri dengan tak layak walau sebenarnya ia dapat memberinya, jadi suami sudah lakukan perbuatan zalim pada istrinya. Serta tentunya zalim itu yaitu perbuatan dosa.

Lantas, bagaimana baiknya istri menanggapi hal semacam ini, serta bagaimana sesungguhnya Islam melihat persoalan tentang nafkah ini?

Suami harus memberi nafkah pada istri, baik lahir ataupun batin. Melalaikan hal semacam ini bermakna perbuatan zalim, memungkiri ayat-ayat Allah.


Bila suami bakhil, pelit pada istrinya serta tak memberi nafkah itu dengan cara layak, walau sebenarnya ia dapat memberinya, serta suami cuma menumpuk harta serta kekayaannya untuk kebutuhannya sendiri serta melalaikan kebutuhan pokok istri serta keluarganya, jadi hal itu begitu jadi perhatian Rasulullah :

Dari ‘Aisyah kalau Hindun binti ‘Utbah berkata : “Wahai Rasulullah, sebenarnya Abu Sufyan (suamiku, Pen) seseorang lelaki yang bakhil. Dia tak berikan (nafkah) kepadaku yang memenuhi saya serta anakku, terkecuali yang saya ambillah darinya sedang dia tak tahu”. Jadi beliau bersabda : “Ambillah yang mencukupimu serta anakmu dengan pantas. ”HR Bukhari, no. 5364 ; Muslim, no. 1714


Hadits itu menyaratkan, sesungguhnya ada sisi dari istri untuk harta suami untuk nafkahnya juga kehidupan keluarga serta jumlahnya juga sewajarnya. Istri bahkan juga bisa mengambil harta suami tanpa ada izin, sesuai sama kebutuhannya.

Syaikh Shalih bin Ghanim as Sadlaan bahkan juga memberi komentar dengan cara spesial tentang masalah suami pelit pada istrinya, beliau berkata “Memang ada keharusan nafkah untuk istri. Serta nafkah itu diukur apa yang dapat memenuhi istri serta anak-anaknya dengan memberinya dengan cara ma’ruf yang bermakna 


nafkah itu diberikan dengan cara pantas, biasanya serta baik”. 

Setelah itu ia memberikan bila suami tak memberi dengan cara pantas jadi istri bisa mengambil harta suami tanpa ada sepengetahuan atau izinnya tetapi juga dengan cara ma’ruf.

Mengambil harta suami tanpa ada sepengetahuan bila suami pelit ini memanglah ada rambu-rambunya, jadi mesti dengan ma’ruf yaitu tidak berlebih-lebihan sebatas cukup untuk penuhi kebutuhannya.

Bila Suami tak dapat memberi harta lantaran dalam kesulitan atau kemiskinan, jadi istri disarankan untuk ridha sekalian bersabar dengan itu, serta baiknya istri menolong untuk mencari nafkah keluarga.


Istri yang bekerja serta memiliki pendapatan, bila ia memberi pendapatannya untuk menolong kepentingan keluarga, jadi itu cuma untuk sedekah saja, serta itu tetaplah jadi pendapatan serta harta istri, tidak ada keharusan (sesungguhnya) dalam menolong keluarga dengan duit atau harta itu, sampai suami sesungguhnya sekalipun tak bisa kuasai harta atau mengambil harta istrinya tanpa ada izin istrinya.

Hal semacam ini diperkuat dengan dalilnya : hadis dari Abu Said Al-Khudri, kalau satu saat, Zainab (istri Ibnu Mas’ud) akan membayar zakat perhiasan yang dia punyai. Lalu beliau ajukan pertanyaan pada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, Bolehkah istri memberi zakatnya pada suaminya serta anak yatim dalam asuhannya?


Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Ya, silahkan. Dia memperoleh dua pahala : pahala melindungi jalinan kekerabatan serta pahala bersedekah. ” (HR. Bukhari 1466)

Dalam soal ini tersirat bila keadaan di atas mengisyaratkan bila istri Ibnu Mas’ud begitu kaya raya, serta suaminya yaitu orang miskin. Ini tunjukkan bila Ibnu Mas’ud sekalipun tak kuasai harta istrinya, walau dia yaitu seseorang yang miskin. Serta Istrinya juga mempunyai dedikasi baik, dapat dibuktikan untuk memberi beberapa hartanya sebagai zakat maal untuk suaminya itu. Jadi begitu terang keharusan nafkah itu sesungguhnya ada di pundak suami.


Dari uraian diatas itu jelaslah bila keperluan nafkah itu memanglah keharusan suami, melalaikan keharusan itu yaitu suatu hal yang zalim. Bila istri bekerja, itu memanglah lakukan pekerjaan untuk menolong penuhi keperluan rumah tangga atau untuk mengaplikasikan ilmunya serta menolong sesamanya.


Pendapatan istri yaitu mutlak punya istrinya. Bila ia membagi pendapatan itu untuk keluarga, itu sebagai sedekah baik untuk dia, suami dilarang mengotak-atik harta istri tanpa ada ridhanya, bahkan juga demikian sebaliknya istri tidak butuh memerlukan ridha suami waktu suami melalaikan nafkah keluarga serta istri waktu ia berpunya, atau dapat menafkahi dengan layak, dengan catatan mesti dengan ma’ruf, mengambil sesuai sama keperluan.


Cepatlah bertobatlah suami-istri jika keduanya telah berbuat tak ma’ruf dalam kehidupan rumah tangga dalam permasalahan nafkah, karenanya kezaliman yang sangat dekat dengan neraka


Bagikan ke Facebook

Artikel Terkait